biar sesengal mana
walau berubah biru warnanya
jariku berdenyut-denyut nadinya
jariku berdenyut-denyut nadinya
sakit dan perit aku hanya abaikan rasanya
terus memetik berlagu-lagu ke udara
ia semakin biasa
malah ia rasa lebih selesa
setelah lama ia duduk saja
berhabuk berkarat tiada yang menyapa
walau ada tapi hanya seketika
sekarang waktu dulu kembali tiba
diharapkan dapat kekal lama
selagi aku ada masa
selagi ia masih bernyawa
aku akan petik ia seindah-indah irama.
marilah menyanyi bersama...
No comments:
Post a Comment